Sosial Media

Sabtu, 03 November 2012

"DALAM PENJARA HATI INI"



Pernahkah kamu terpenjara teman, pernahkah?
Sebua penjara sunyi nan gelap,
Sebuah penjara yang ada jauh di dalam jiwamu..
Sebuah penjara yang tak memiliki setitik cahaya..
Bahkan rembulan tak akan pernah bersinar dan langit hitam tak berbintang...

Sebuah penjara hati, aku menamakannya...
Sunyi kelam hati ini, begitulah disana...
Sebuah penjara tanpa ruang untuk memasukinya..
Sebuah penjara yang ada hanya tembok ilusi..
Sebuah eksistensi yang begitu menggugat..
Sebuah hati yang hitam...

Tolong jangan pernah menyentuhnya...
Teman, aku berharap kau tidak akan pernah mengalaminya...
Tak akan pernah ia menyapamu,
Atau paling tidak ia tidak akan menjadi sekelam ini...
Sepertiku....
Sebuah bagian tanpa ruang tanpa waktu..
Lebih pekat dari hitam terpekat..
Lebih menghisap dari pada bintang mati yang terhisap oleh gravitasinya sendiri...

Teramat miris... amat menyedihkan...
tak ada ruang untuk menangis...
Ini bukan bagian yang terbentuk oleh cinta yang terlunta dan terluka, sama sekali bukan...
Rasa ini bukan tercipta dari ribuan hampa dan kejenuhan yang terakumulasi, sama sekali tidak...
Hanya setitik awal rasa ini terbentuk, mengakar, menyebar...
Lalu jiwa tersadar telah menjadi begitu kelam...
Tak ada tempat untuk bernafas dalam hitam sepekat itu..
Tak ada ruang untuk hidup...

Jantung yang terus berdetak memompa nyawa, namun tanpa jiwa...
Coba engkau bayangkan teman, walau ia tak akan pernah terbayangkan kecuali engkau rasakan...

Bagaimana sebuah hati yang hitam dan amat pekat...
Hati yang begitu liat, hati yang tak tersentuh kasih sayang....
Bayangkanlah dia begitu menggurita menjalari setiap pembuluh kehidupanmu..
Menancap keras di nadi-nadimu..
Dan seluruh ototmu menjadi tak pernah kau mengerti...

Mungkin hanya Tuhan yang mampu membuat hati ini kembali putih..
Menjadi seperti awal ia terlahir...
Sebuah bongkah hitam yang ada dalam tiap tubuh, dan
memakan jiwa cinta cinta, kehampaan, kesunyian dan
kemarahan....

Penjara ini masih tetap sesunyi yang dulu..
Masih tetap menjadi hitam yang terpekat...
Menjadi tak terbantahkan dan terbilang...
Entah kapan ia akan mulai melunak dari liat...
Menjadi sedikit pudar dari hitam...
Dan memiliki sedikit alunan dari jiwa ini....

Kamis, 18 Oktober 2012

LAGU OMBAK

Pantai yang perkasa adalah kekasihku,
Dan aku adalah kekasihnya,
Akhirnya kami dipertautkan oleh cinta,
Namun kemudian Bulan menjarakkan aku darinya.

Kupergi padanya dengan cepat
Lalu berpisah dengan berat hati.
Membisikkan selamat tinggal berulang kali.
Aku segera bergerak diam-diam
Dari balik kebiruan cakerawala
Untuk mengayunkan sinar keperakan buihku
Ke pangkuan keemasan pasirnya
Dan kami berpadu dalam alunan terindah.

Aku lepaskan kehausannya
Dan nafasku memenuhi segenap relung hatinya
Dia melembutkankan suaraku dan mereda gelora di dada.

Kala fajar tiba, ku bisikkan cinta di telinganya, dan dia memelukku penuh damba
Di terik siang kunyanyikan dia lagu harapan
Diiringi kucupan-kucupan kasih
Gerakku pantas diwarnai kebimbangan
Sedangkan dia tetap sabar dan tenang.
Dadanya yang bidang meneduhkan kegelisahan

Kala air pasang kami saling memeluk
Kala surut aku berlutut menjamah kakinya
Memanjatkan doa Seribu sayang,

Aku selalu terjaga sendiri
Menyusut kekuatanku.
Tetapi aku pemuja cinta,
Dan kebenaran cinta itu sendiri perkasa,
Mungkin kelelahan akan menimpaku,
Namun tiada aku bakal binasa.

:+: Khalil Gibran :+:

Minggu, 01 Juli 2012

Arti Mencintai Seorang Kekasih..

Cinta Yang Sempurna Adalah...

Ketika Aku Menangis...
Aku Merindukannya...

Saat Dia Melupakanku...
Dan Aku Masih Peduli...

Saat Dia Telah Mencintai Orang
Lain...
Aku Masih Bisa Tersenyum dan
Bahagia Untuknya...

Karena Mencintai...
Bukan Apa Yang Aku Lihat...
Tapi Apa Yang Aku Rasakan...

Bukan Apa Yang Aku Dapati...
Tapi Apa Yang Aku Beri...

Bukan Bagaimana Aku
Melupakan Dirinya...

Namun Sejauh Mana Aku Bisa Bertahan dan Tetap Mencintainya....

Thanks A Lot Darl...
You Give Me This Feel....

Selasa, 26 Juni 2012

Nasihat Jiwa Gibran

Anak kalian, bukanlah anak
kalian...

Mereka putra-putri kehidupan yang rindu pada dirinya sendiri..

Berikan pada mereka cinta kalian, tapi jangan gagasan kalian, karena mereka memiliki gagasan sendiri..

Kalian boleh membuat rumah untuk raga mereka, tapi tidak untuk jiwa mereka, sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan, yang tidak bisa kalian kunjungi, sekalipun dalam
mimpi..

Sering aku membenci demi
membela diri; tetapi jika aku
lebih kuat aku tidak akan memakai senjata atau kelakuan seperti itu..

Jika engkau dalam kecemasan, hanya kedirian cinta dan kesenangannya yang engkau cari, maka lebih baiklah bagimu menutupi tubuh..

Lalu menyingkir dari papan penempaan, memasuki dunia
tanpa musim, dimana engkau
dapat tertawa, meski tak sepenuhnya..

Tempat engkau pun dapat menangis, meski tak habiskan air mata..

Suara kehidupan dalam diriku tidak bisa sampai ke telinga kehidupan dalam dirimu; tetapi Mariah kita berbicara agar kita tidak merasa kesepian..

Jika engkau benar-benar
membuka matamu dan melihat, engkau akan menyaksikan bayanganmu dalam semua bayangan..

Dan bukalah telingamu, lalu dengarkanlah, maka engkau akan mendengar suaramu sendiri dalam semua suara..

Tuhan telah menyalakan obor
dalam hatimu yang memancarkan cahaya pengetahuan dan keindahan; sungguh berdosa jika kita memadamkannya dan mencampakkannya dalam abu..

Ada sesuatu yang lebih agung dan murni daripada yang diutarakan oleh mulut..

Keheningan menerangi jiwa-jiwa kami, berbisik ke dalam jantung hati serta menyatukannya..

Keheningan memisahkan kami
dari diri-diri kami, membawa kami melayari cakrawala jiwa dan mendekatkan kami pada Surga..

Keheningan menyadarkan kami pada tubuh tak lebih dari penjara, dan bahwa dunia ini hanyalah sebuah tempat pengasinganmu...

By Khalil Gibran
This's one of me

Jumat, 01 Juni 2012

Memories Of My Darl

Inside of the darkness, I called
your name over and over again
Inside of the light, I saw my
memories
They're still too far off for me, filthy as I am
now
Inside of the endless time,
there's no one
there but you I know who's touching the depths of my closed eyes
Until I lose everything

I was being drown in silence
If it had been my former self,
my face Its painful
I don't know your reason but, even with this pain

I always remembers the
kindness
You held me when I was alone
in the dark
I won't forget that I lock myself up, unable to breath
I can't do anything but pray...
But still my sadness is not
cured
I tore off a single memory It float in the air and I remember you
For some reason, it made me
sad
My pain that no one else can
take it away
No one will be able erase that
sadness

The sadness and the pain, to
the world that doesn't need anything
From the gently crying sky, I
also heard your voice I laughed through gathering
tears, but I
couldn't see anything...
Even the soundless smile is
happy right now
I can't return to that time ever again
When we were laughing I lost myself
As I lost you Like struggling, suffering prey
My precious soul is taken
away from me
I drown and disappear
Cold, inside of these dark I embrace the torn rose to my chest
My burned heart is bound in
chains

Even if I'm trembling all alone in the night...
I'll be waiting
Even I can't see you like you
were that day
No matter how far apart we
may become...
I'll be waiting
Just you... that always by my
side
My dear love... and I'll always by your side

Kamis, 12 April 2012

Untukmu Wahai Pemilik Rusukku

Assalamu'alaikum
Wahai engkau sang pemilik rusukku..

Apa kabarmu?

Semoga engkau baik sepertiku..

Apakah yg saat ini sedang engkau lakukan??

Wahai sang pemilik tulang rusuk ini..

Apakah engkau juga sedang mencariku?

Atau engkau lupa jika disini ada seseorang yang menantimu??

Atau mungkin kau tidak peduli dengan rusuk yang bengkok ini???

Semoga engkau adalah lelaki yang selalu mendekatkan diri pada Allah SWT..

Yang tak pernah letih siang dan malam untuk menegakkan
agama kita..

Aku ingin menjadi yg halal bagimu..

Yang akan kau kecup keningnya ketika bersedih..

Yang akan kau nyanyikan dengan lantunan alunan surat
CintaNya yang kau lafaskan..

Aku ingin engkau ada..

Dan aku tahu engkau ada..

Selama aku masih selalu menantimu..

Ingatlah. . .

Aku disini menantimu...

Datanglah ketika ruang rindu tak cukup mampu menahan pilu..

Aku tahu, bersabar tak selalu mudah..

Ada penantian yang tak pasti..

Tapi aku yakin pada janjiNya..

Janjinya adalah keniscayaan terindah..

Kalau itu harus ku tebus dengan pengorbanan dan berpeluh kesah..

Aku percaya pada janjiNya..

Dan ijinkanlah aku tetap menantimu..

Tanpa aku harus menitipkan hatiku pada lelaki lain..

Karena aku hanya percaya takdirku..

Maka kini takkan ku titipkan hati ini pada lelaki manapun..

Biarlah..
Aku ingin kau bahagia..

Karena engkaulah pelabuhan terakhir hatiku..

Ya, betapa aku akan sangat bahagia bila saatnya ku katakan
padamu..

"Engkaulah lelaki kan menghiasi relung hatiku.. Untukmu seluruh nafas ini".

Dimanakah dirimu???

Sedang apakah dirimu??

Apakah kau juga sedang memikirkanku disini??

Aku bukanlah Bidadari Surga yang cantik..

Aku bukanlah Putri
kayangan..

Bukan pula Cinderella berparas ayu..

Aku hanyalah seorang wanita yang penuh kekurangan..

Yang mengharapkan dirimu melengkap kekuranganku..

Ingatkah kau akan kisah Fatimah dan Ali?

Yang keduanya saling memendam perasaan..

Hingga pada akhirnya mereka disatukan dalam ikatan suci dan
indah..

Ku ingin sepertinya. .

Tapi mampukah aku tetap memendam rasa..

Ketika kadang rasa lelah menghinggapi diri..

Rasa lelah akan sebuah penantian yang tak berujung..

Namun ku yakin, Allah takkan menyia-nyiakan kesabaran
hambaNya...

Tersenyumlah Wahai Engkau Sang pemilik rusukku..

Berbahagialah engkau disana..

Dimanapun engkau berada..

Sungguh aku disini telah ikhlas..

Saat engkau menjemputku..

Aku telah siap lahir bathin untukmu..

Maafkan segala kekuranganku..

Aku Mungkin tak secantik inginmu..

Tak semanis harapanmu..

Juga tak sesholehah impianmu..

Aku hanya ingin menjadi satu-satunya wanita yang meneduhkan hatimu saat kau pandangi...

Aku ingin menjadi seseorang yang akan meneguhkan langkahmu..

Menyela peluh dan airmatamu..

Aku tak tahu apa lagi yang harus ku ungkapkan..

Karena akupun tak tahu siapa dirimu..

Dan seluruh untaianku pun telah tertuang..

Jika saja ku mampu menengok Lauh Mahfuzh..

Namun bukankah cinta kita sudah terpasung indah disana?

Dan untuk apa ku risaukan???

Bukankah ini hanya masalah waktu??

Ijinkan aku memperbaiki diri
disini..

Dan kau memperbaiki dirimu disana..

Semoga saat tiba waktunya..

Takkan ada kata ragu di diri kita..

Maka biarkan aku tetap menantimu..

Meski letih dan sepi
menghinggapi diri..

Ku ingin kau menjemputku dengan
senyum terindahmu..

Bersama menghias langit, melukis pelangi...

Dan ku ingin kau mendekapku, bersama hingga ke NirwanaNya..

Teruntuk Sang Pemilik Rusuk bengkok ini..

Yang masih teruntai di LAUHUL MAHFUZH o^_^o

Kegelisahan Jiwa Sepimu

Untukmu yang sedang
berduka

Yang sedang di sapa oleh air mata

Yang setiap sujud mu tiada pernah berhenti meminta pada-Nya

Harapmu...

Semoga kau dapatkan
kebahagiaan seperti mereka

Yang mampu menyungging tawa setiap waktu

Bukan tetes airmata lara seperti yang kau rasakan

DIA tahu..

DIA Maha tahu apa yang terbaik untukmu

Hingga pun saat kau terjatuh dalam duka lara

DIA tengah menyiapkan sesuatu yang indah untukmu

Jadi..

Bisakah kau sedikit
bersabar??

Kau tahu?

Air matamu itu lebih indah dari tawa yang sia-sia

Airmata yang kau teteskan

Pertanda bahwa kau memiliki kelembutan hati

Namun..

Janganlah kau habiskan air matamu

Untuk menangisi hal yg sia-sia

Teteskanlah air matamu

untuk mengadu hanya padaNYA

Karena Hanya DIA lah yang mencukupi

Segala kebutuhanmu

DIA lah yang memberi nikmat padamu

Janganlah kau terlalu
bergantung kepada manusia

Karena ketika ia tiada
mampu bersamamu lagi

Maka kau akan merasa sepi. .

Tapi bergantunglah hanya kepadaNya

Karena bersamaNya kau takkan merasa sepi

Bersama-Nya hatimu akan damai

Bersama-Nya jiwamu akan tenteram

Bangkitlah dari rasa sedihmu

Tersenyumlah pada dunia

Dan katakan pada mereka

Bahwa kau BISA dan pasti BISA ^_^

Kan selalu ada sahabat yang akan menghibur

Ketika kau sedih dan berbagi senyuman
ketika kau bahagia..

Karena berbagi kesedihan akan mengurangi beban setengahnya. .

Dan berbagi kebahagiaan akan menambah kebahagiaan berlipat-lipat..

Keep Istiqomah Wa Hamasah
Keep Khusnudzon ilallah
Keep Tabassum ^_^
(¯`v´¯) I..ღ
.`·.¸.·´ ♥ Love..ღ
´¸.·¸.·*¨) ♥ Allah ﺍﻟﻠﻪ..ღ
(¸.·´ (¸. .¸¸.·¨¯`·.♥

Kamis, 29 Maret 2012

Kata Bijak Khalil Gibran

1. Beberapa dari kamu berkata,
"Kegembiraan lebih besar dari kesedihan," namun yang lainnya
mengatakan, "Tidak,
penderitaanlah yang lebih besar." Tetapi aku berkata kepadamu, bahwa mereka tidak
dapat dipisahkan. Mereka selalu
datang bersama. Ketika salah satunya sedang duduk sendirian didepanmu, ingatlah bahwa yang lain sedang tidur di atas tempat tidurmu. Kahlil Gibran.

2. Seorang teman yang jauh kadang-kadang lebih dekat dari orang yang sudah dekat. Bukankah gunung jauh lebih
menakjubkan dan lebih terlihat jelas oleh seseorang yang
melalui lembah daripada mereka
yang menghuni gunung? Khalil Gibran

3. Sedikit pengetahuan yang berperan bernilai jauh lebih baik dari banyak pengetahuan namun terputus. Kahlil Gibran.

4. Seni merupakan langkah dari apa yang sudah terlihat jelas dan dikenal terhadap sesuatu yang misterius dan tersembunyi.
Kahlil Gibran.

5. Keindahan adalah menatap keabadian diri sendiri didalam
cermin. Kahlil Gibran.

6. Biarlah tetap ada ruang dalam kebersamaanmu dan biarkan angin surga tetap menari diantara kamu. Sayangilah satu
sama lain, tetapi jangan membuatnya sebagai ikatan kasih. Biarkan agar menjadi laut yang bergerak diantara pantai
jiwamu. Kahlil Gibran.

7. Generasi mendatang akan
belajar kesetaraan dari kemiskinan dan belajar cinta dari
kesengsaraan. Kahlil Gibran.

8. Kematian paling menyakitkan menyerupai nabi yang tidak dihormati dalam negerinya sendiri atau layaknya penyair yang menjadi orang asing
diantara bangsanya. Kahlil Gibran.

9. Keraguan adalah rasa sakit karena kesepian untuk mengetahui bahwa iman adalah saudara kembarnya. Kahlil Gibran.


10. Iman adalah pengetahuan dalam hati, di luar jangkauan bukti. Kahlil Gibran.

11. Iman adalah sebuah oasis di jantung yang tidak akan pernah dijangkau oleh segerombolan pikiran. Kahlil Gibran.

12. Persahabatan akan selalu menjadi tanggung jawab yang
manis, tidak pernah menunggu kesempatan. Kahlil Gibran.

13. Cinta tidak memiliki dan tidak
akan dimiliki, karena cinta telah cukup bagi cinta itu sendiri. Kahlil Gibran.

14. Cinta tidak tahu kedalamannya sendiri sampai pada waktu pemisahan. Kahlil Gibran.

15. Kedermawanan akan memberi lebih dari yang kamu dapat, dan kebanggaan hanya akan menguranginya. Kahlil Gibran.

16. Saya lebih suka menjadi pemimpi di antara mereka yang hina dengan visi untuk direalisasikan
daripada menjadi tuan di antara mereka yang tidak memiliki
impian dan keinginan. Kahlil Gibran.

17. Jika kelangsungan hidupku menyebabkan yang lain binasa, maka kematian akan lebih manis dan lebih ku cintai. Kahlil Gibran.

18. Jika orang lain melukaimu, mungkin kamu lupa kamu pernah terluka. Tetapi jika kamu melukai
dia, kamu akan selalu teringat, dan itu akan menjadi beban bagimu. Kahlil Gibran.

19. Kalau kamu mengungkapkan rahasiamu kepada angin, maka kamu tidak boleh menyalahkan angin karena menceritakannya ke pohon. Kahlil Gibran.

20. Jika hati kamu adalah gunung berapi, bagaimana mungkin
kamu mengharapkan bunga untuk tumbuh mekar? Kahlil Gibran.

21. Hidup tanpa kebebasan adalah seperti tubuh tanpa roh. Kahlil Gibran.

22. Hidup tanpa cinta ibarat pohon tanpa bunga atau buah. Kahlil Gibran.

23. Sebagian besar rasa sakitmu adalah ramuan pahit, dimana
dokter dalam dirimu
menyembuhkan diri dari rasa sakitmu. Kahlil Gibran.

24. Dari penderitaan muncul jiwa-jiwa terkuat, karakter paling besar yang membakar bekas luka. Kahlil Gibran.

25. Kebingungan adalah awal dari pengetahuan. Kahlil Gibran.

26. Pemberontakan tanpa kebenaran adalah seperti mata
air di padang pasir yang suram dan gersang. Kahlil Gibran.

27. Mata manusia adalah mikroskop, yang membuat dunia tampak lebih besar dari sebenarnya. Kahlil Gibran.

28. Untuk memahami hati dan pikiran seseorang, tidak seharusnya melihat pada apa yang telah dicapai, tetapi pada
apa yang ia cita-citakan. Kahlil Gibran.

29. Percayalah pada mimpi, karena di dalamnya tersembunyi
gerbang keabadian. Kahlil Gibran.

30. Kemarin hanyalah ingatan hari ini, dan besok adalah impian hari ini. Kahlil Gibran.

31. Kamu adalah busur dan anak-anakmu sebagai panah hidup yang diutus. Kahlil Gibran.

Kamis, 22 Maret 2012

Story "Karena Kau Tulang Rusukku"

Wanita tercipta dari tulang rusuk lelaki, yang sebenarnya adalah wanita tercipta dari patahan tulang rusuk lelaki, bukan wanita tercipta dari pasangan tulang rusuk lelaki..

Karena kau tulang rusukku. . .

Sebuah senja yang sempurna, sepotong brownis, dan lagu cinta romantis. Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu kasih?

Raka dan Dara duduk di punggung senja, teruntai tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta kepastian. ya, tentang cinta.

Dara : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?
Raka : Kamu dong?
Dara : Menurut kamu, aku ini
siapa?
Raka : (Berpikir sejenak, lalu
menatap Dara dengan pasti)
Kamu tulang rusukku!


"Telah tertulis, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa. Semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati."


Setelah menikah, Dara dan
Raka mengalami masa yang indah dan manis untuk sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing dan kepenatan hidup yang kian mendera. Hidup mereka menjadi membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian dan cinta satu sama lain. .

Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas. Hingga suatu hari, akhir sebuah pertengkaran.

Dara lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak,
"Kamu nggak cinta lagi sama aku!"

Raka sangat membenci ketidakdewasaan Dara dan secara spontan balik berteriak,
"Aku menyesal kita menikah! Kamu ternyata bukan tulang
rusukku!"

Tiba-tiba Dara menjadi terdiam, berdiri terpaku untuk beberapa saat. Matanya basah. Ia menatap Raka, seakan tak percaya pada apa yang telah dia dengar.
Raka menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. Tetapi seperti air yang telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin ditarik kembali. .

Dengan berlinang air mata, Dara kembali ke rumah dan mengambil barang-barangnya, bertekad untuk berpisah.

"Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi.
Biarkan kita berpisah dan mencari pasangan sejati masing-masing."


Lima tahun berlalu. Raka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan Dara.

Dara pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing, bercerai, dan kini kembali ke kota semula.
Dan Raka yang tahu semua informasi tentang Dara, merasa kecewa, karena dia tak pernah diberi kesempatan untuk kembali.
Dara tak menunggunya.

Di tengah malam yang sunyi, saat Raka meneguk cappucinnonya, ia merasakan ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia
merindukan Dara. .

Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat ketika banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya oleh
sebuah dinding pembatas, mata mereka tak saling melepas.

Raka : Apa kabar?
Dara : Baik... apakah
kamu sudah menemukan
rusukmu yang hilang?
Raka : Belum..
Dara : Aku terbang ke New York dengan penerbangan berikut. Aku akan kembali 2
minggu lagi.
Raka : Telpon aku kalau kamu sempat. Kamu tahu nomorku, tak ada yang berubah dan tidak akan ada yang berubah...
Dara tersenyum manis, lalu
berlalu..
"Good bye...."


Seminggu kemudian, Raka mendengar bahwa Dara mengalami kecelakaan dan meninggal dunia. . .

Malam itu, sekali lagi, Raka meneguk cappucinnonya dan kembali merasakan sakit di dadanya...

Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Dara, tulang rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia patahkan. . .

"Kita seringkali melampiaskan 99% kemarahan justru kepada
orang yang paling kita cintai. . Dan akibatnya seringkali adalah fatal"

TERKADANG KITA MENYESAL DAN MERASAKAN BETAPA BERARTINYA SESEORANG SETELAH HILANG DARI DIRI KITA. . .

Kamis, 15 Maret 2012

Tinggalkanlah Aku. . .

Biarkan aku. . .
Dalam kesendirianku
Karena cinta yang mengikat hatimu..
Demi keindahan mencintai seseorang..
Ku meminta nyata darimu..
Karena cintalah yang menyucikan jiwamu..
Dengan kelembutan belaian kasihmu..

Ku mohon padamu biarkan diriku..
Kan ku tunggu esok hingga kau kan pergi..
Seperti keinginan hatimu di kala senja..

Aku memiliki sekeping hati..
Kan ku bebaskan dia dari genggamanmu..
Meletakkannya di dalam dadaku..
Ku cari di dalamnya dan meminta rahasianya..

Jangan hentikan belaianmu untukku..
Karena ku akan ketakutan dan bersembunyi..
Bila kau pergi tinggalkanku..
Dan menghilang bersama cintaku..

Tinggalkanlah aku. . .
Karena penderitaan
membukakan mataku..
Dan air mata memberiku penglihatan..
Kesedihan mengajarkanku bahasa hati..

Jangan kau halangi langkahku..
Dan biarkan aku pergi jauh..
Karena jalanku ditaburi malam dan ramuan harum..
Serta dupa wangi mengharumi udara..
Bebaskan aku dari kegelapan..
Karena jiwaku telah lelah..
Dan terusik dengan
kemuliaan..
Cinta dan keindahanmu. . .

Kamis, 08 Maret 2012

Surat Untuk Kekasih Jiwa

Untukmu Yang Selalu Ku Cintai,

Saat kau bangun di pagi hari,
Aku memandangmu dan berharap engkau akan berbicara KEPADAKU.. bercerita, meminta PENDAPATKU, mengucapkan sesuatu UNTUKKU walaupun hanya sepatah kata. Atau berterima kasih KEPADAKU
atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu pada tadi malam, kemarin, atau waktu yang lalu. . .

Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja. .
Tak sedikitpun kau menyedari
AKU bersamamu. AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan MENYAPAKU, tetapi engkau terlalu sibuk. .

Di satu tempat, engkau duduk
tanpa melakukan apapun dan AKU melihat engkau menggerakkan kakimu.
Mungkin engkau akan datang KEPADAKU, tetapi engkau berlari dan menelefon seorang teman untuk sekadar berbual-bual. .

AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan AKU menanti dengan sabar sepanjang hari. Namun dengan semua kegiatanmu, engkau terlalu sibuk untuk mengucapkan sesuatu KEPADAKU. .

Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang ke sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara KEPADAKU, itulah sebabnya mengapa engkau tidak sedikitpun MENYAPAKU. Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut NAMAKU بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ‎ dengan lembut sebelum menjamah makanan yang KU berikan, tetapi engkau tidak melakukannya. . .

Ya, tidak mengapa, masih ada waktu yang tersisa dan AKU masih berharap engkau akan datang KEPADAKU, meskipun saat engkau pulang ke rumahmu kelihatannya seakan banyak hal yang harus kau kerjakan. .

Setelah tugasmu selesai, engkau menghidupkan TV, entahlah apakah kau suka menonton TV atau tidak, hanya engkau selalu ke sana dan menghabiskan banyak waktu setiap hari di depannya, tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati siaran yang ditampilkan, hingga waktu-waktu UNTUKKU engkau lupakan. .

Kembali AKU menanti dengan
sabar saat engkau menikmati
makananmu tetapi kembali
engkau lupa menyebut NAMAKU dan berterima kasih atas makanan yang telah KU berikan..

Saat tidur mungkin kau merasa terlalu lelah. Setelah mengucapkan selamat malam pada keluargamu, kau melompat ke tempat tidurmu dan tertidur tanpa sepatahpun NAMAKU kau sebut. .

Tidak mengapa kerana mungkin engkau masih belum menyadari bahwa AKU selalu hadir untukmu. AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari. .
AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain. .

AKU sangat menyayangimu, setiap hari AKU menantikan sepatah kata darimu, ungkapan isi hatimu, namun tak kunjung tiba. .

Baiklah. . . engkau bangun kembali dan kembali AKU menanti dengan penuh kasih bahwa hari ini kau akan MEMBERIKU sedikit waktu untuk MENYARAKU. . Tapi yang KU tunggu. . Ah tak juga kau MENYAPAKU.
SUBUH, ZUHUR, ASHAR, MAGRIB, ISYA dan SUBUH LAGI, NAMUN KAU MASIH TIDAK MEMPERDULIKAN AKU. .
Tak ada sepatah kata, tak ada seucap doa, tak ada pula harapan dan keinginan untuk sujud KEPADAKU. . .

Apakah SALAHKU padamu. . .?
Rezeki yang KU limpahkan, kesehatan yang KU berikan,
Harta yang KU ikhlaskan, makanan yang KU hidangkan, Keselamatan yang KU karuniakan, kebahagiaan yang KU anugerahkan, apakah hal itu tidak membuatmu ingat KEPADAKU???

PERCAYALAH. . AKU selalu mengasihimu, dan AKU tetap
berharap suatu saat engkau
akan MENYARAKU, memohon PERLINDUNGANKU, bersujud MENGHADAPKU. . Kembali KEPADAKU. . .

Yang Bersemayam Di Jiwamu,

PENCIPTAMU. . .


By Khalil Gibran

Kamis, 01 Maret 2012

Sayap Sayap Patahku

Wahai Langit. .
Tanyakan pada-Nya
Mengapa tercipta sekeping hati ini..
Begitu rapuh dan mudah terluka..
Saat dihadapkan dengan duri-duri cinta..
Begitu kuat dan kokoh..
Saat berselimut cinta dan asa..

Mengapa tercipta rasa sayang dan rindu di dalam hati ini..
Mengisi kekosongan di dalamnya..
Menyisakan kegelisahan akan sosok sang kekasih...
Menimbulkan segudang tanya..
Menghimpun berjuta asa..
Memberikan semangat dan meninggalkan kepedihan
yang tak terkira...

Mengapa tercipta kegelisahan dalam relung jiwa..
Menghimpit bayangan menyesakkan dada..
Tak berdaya melawan gejolak yang menerpa…


Wahai ilalang. .
Pernah kan kau merasakan rasa yang begitu menyiksa ini..
Mengapa kau hanya diam... Katakan padaku..
Sebuah kata yang bisa meredam gejolak hati ini..
Sesuatu yang dibutuhkan raga ini..
Sebagai pengobat tuk rasa sakit yang tak terkendali...

Desiran angin membuat berisik dirimu..
Seolah ada sesuatu yang kau
ucapkan padaku..
Aku tak tahu apa maksudmu Hanya menduga...
Bisikanmu mengatakan ada
seseorang di balik bukit sana..
Menunggumu dengan setia..
Menghargai apa arti cinta…

Hati yang terjatuh dan terluka..
Merobek malam menoreh seribu duka..
Ku kepakkan sayap-sayap
patahku..
Mengikuti hembusan angin yang berlalu..
Menancapkan rindu...


Disudut hati yang beku. .
Dia retak, hancur bagai serpihan cermin...
Berserakan...
Sebelum hilang di terpa angin..
Sambil terduduk lemah..
Ku coba kembali mengais sisa hati..
Bercampur baur dengan debu..
Ingin ku rengkuh. .
Ku gapai kepingan di sudut hati..
Hanya bayangan yang ku dapati...

Ia menghilang saat mentari turun dari peraduannya..
Tak sanggup ku kepakkan
kembali sayap ini...
Ia telah patah...
Tertusuk duri-duri yang tajam..
Hanya bisa meratap...
Meringis....
Mencoba menggapai sebuah
pegangan....


Aku telah mengejar sang waktu..
Meski dengan bayang semu..
Meski dengan kasih yang membisu.....


Khalil Gibran And Me

Selasa, 28 Februari 2012

Pengasingan Dan Kesunyian

Hidup adalah sebuah pulau dalam samudera pengasingan dan kesunyian. Hidup adalah sebuah pulau batu-batu karang adalah hasrat-hasratnya, pepohonan adalah impiannya, bunga adalah kesendiriannya, dan hidup berada diantara samudera pengasingan dan kesunyian.

Hidupmu, temanku, adalah suatu pulau yang terpisah dari semua pulau dan benua lain. Tak perduli berapapun banyaknya perahu yang kau kirim ke pantai lain, Atau berapa banyak kapal yang datang ke pantaimu, Engkau sendiri adalah suatu pulau yang terpisah oleh kepedihannya sendiri, Terpencil dalam kebahagiaannya dan terpisah jauh dalam keharuannya Dan tersembunyi dalam misteri dan rahasianya.

Aku melihatmu, temanku, duduk diatas gundukan tanah emas, Berbahagia karena hartamu, Agung karena kekayaanmu
dan percaya bahwa segenggam penuh emas adalah rantai rahasia yang menghubungkan pemikiran orang-orang dengan pemikiranmu sendiri dan menghubungkan perasaan mereka dengan perasaanmu.

Aku melihatmu menjadi penakluk besar yang memimpin pasukan bersenjata menuju suatu benteng, Untuk menghancurkan dan merebutnya. Pada pandangan kedua aku menemukan diluar dinding harta bendamu sebuah hati yang menggigil dalam kesunyian dan
pengasingannya seperti menggigilnya seorang yang kehausan dalam sebuah sangkar permata dan emas,
tetapi tanpa air.

Aku melihatmu, temanku, duduk dalam tahta kemuliaan, dikelilingi orang-orang yang memuji kedermawananmu, yang menyebut-nyebut pemberianmu, menatapmu seolah-olah mereka tengah berada dihadapan seorang nabi yang mengangkat jiwa-jiwa mereka tinggi keatas bintang dan planet.

Aku melihatmu ketika kau melihat mereka, kepuasan dan kekuatan nampak diwajahmu, Seolah-olah kamu dengan mereka adalah seperti jiwa dan raga. Pada pandangan kedua
kulihat dirimu yang terasing
berdiri disamping singgasanamu, Menderita dalam pengasingannya dan gemetar dalam kesunyiannya. Aku melihat ia meregangkan tangannya seolah-olah sedang memohon dari hantu tak terlihat. Aku melihat ia memandang dari balik bahu orang-orang kearah kaki langit yang jauh, kosong dari segala sesuatu kecuali kesunyian dan keterasingannya.

Aku melihatmu, temanku, penuh nafsu tergila-gila pada perempuan cantik, Mengisi telapak tangannya dengan ciuman-ciumanmu ketika ia melihatmu dengan simpati dan kasih sayang dimatanya, dan kebaikan seorang ibu pada bibirnya aku katakan, dengan diam-diam, bahwa cinta telah
menghapus kesunyiannya dan membuang keterasingannya. Ia kini barada dalam jiwa abadi yang menarik kepada dirinya sendiri, dengan cinta, mereka yang terpisah oleh kesunyian dan keterasingan. Pada pandangan kedua aku melihat dibelakang jiwamu terdapat jiwa lain yang kesepian, seperti kabut, berusaha dengan sia-sia
menjadi setetes air mata dalam telapak tangan perempuan itu.

Hidupmu, temanku, adalah sebuah tempat tinggal yang jauh dari tempat tinggal dan tetangga yang lain. Jiwamu adalah rumah yang jauh dari rumah lainnya yang dinamai sepertimu. Jika rumah tinggal ini gelap, engkau tidak bisa
meneranginya dengan lampu
tetanggamu. Jika ia kosong kau tak bisa mengisinya dengan kelimpahan tetanggamu; Andai ia berada di tengah padang pasir, engkau tidak bisa memindahkannya kesuatu kebun yang ditanam oleh orang lain.

Jiwamu, temanku, dikelilingi oleh kesunyian dan pengasingan. Andai bukan karena kesunyian dan pengasingan ini maka engkau tidak akan menjadi engkau dan aku tidak akan menjadi aku. Jika bukan karena
kesunyian dan pengasingan itu, aku akan mendengar suaramu, berpikir diriku dapat berbicara; Begitupun, jika aku melihat wajahmu, aku membayangkan diriku tengah memandang sebuah
cermin.
(Kahlil Gibran)

Jumat, 10 Februari 2012

Karamnya Impian Kita Di Jiwaku

Ada saatnya kita terluka, lalu melangkah pergi, tak menoleh lagi. Sampai saatnya, kembali, kita kutip kenangan pada cebis luka-luka. Inilah saat, kita akan mengerti, luka mengajar kita jalan pulang. .

Bagaimana keinginan ingin dipenuhi, jika hajatnya tidak pernah ada yang sebenar. bagaimana mungkin ada, jika tiada itu tidak nampak, bagaimana mungkin tiada, jika yang ada masih kelam, bagaimana kepastian akan tercapai, pabila semua bagai nirwana mimpi indah, yang hancur terlerai tatkala angin membawa angan pergi, dan kenyataan menyapa kembali bagaimana keinginan ingin dipenuhi, jika hajatnya tidak pernah ada yang sebenar. bagaimana mungkin ada, jika tiada itu tidak nampak, bagaimana mungkin tiada, jika yang ada masih kelam, bagaimana kepastian akan tercapai, pabila semua bagai nirwana mimpi indah, yang hancur terlerai tatkala angin membawa angan pergi, dan kenyataan menyapa kembali dirimu muncul bak angin lalu aku mengayam rasa dengan bisikanmu ku perjudikan hati untuk cintamu ku relakan hati menerima rasa itu berbunga mekar dihati tapi sayang diriku memendam rasa korbankan segala ku lepaskan dirimu agar kamu dan dia bahagia kebenarannya, aku bukan kedua apa sebenarnya? kau menduga aku ,kini bagaimana? apa aku harus lakukan? kejamnya aku!! Zalimnya aku!! Hatiku merintih pedih menahan rasa menyembunyikan derita ku, maaf darimu kasih adakah peluang kedua buat ku? Bodohnya aku mengambil jalan ini kasih. .

Aku tesamat menyayangimu kembali padaku, ku pinta peluang darimu tapi tiada ego dirimu membunuhku tiada lagi candamu, hanya berdiam diri memberi ruang buatmu, cukup sampai disini tinggallah memorabilia buat ku tentang aku dan dirimu pada cinta hampa. .

Jauh ku tenung langit malam tanpa bintang bulan kesunyian, seperti aku yang kesedihan dan keperihanku tak dapat ku luahkan tak pernah ku ketahui sahihnya hidupku penuh rintihan linangan air mata peneman hidup aku pelayar lautan air mata mencari pelabuhan hati yang menerimanamun aku karam, aku berhenti berharap untuk tiba ke pelabuhan. karamlah diriku pelayaran lautan air mata tiada bahagia. . .

Sabtu, 28 Januari 2012

For My Love Part 2

Kasih. . .
Sungguh hati ini ingin
merindumu jiwa ini ingin
mengingatmu namun tak kuasa aku tuk mengungkapnya. . .

Cintaku. . .
Entah dimana kau kini dan entah siapakah engkau apakah jua kau merinduku gelisahkah kau tuk mengingatku tapi mungkin kau pun malu tuk ungkapkan kepadaku. . .

Duhai belahan jiwaku. . .
Mampukah kau untuk saling menjaga hati yang terkoyak oleh rindu bilakah kau datang tuk menjemputku bertemu dalam satu ikatan cinta nan suci tuk saling ungkapkan rindu yang terpendam. . .


Selamat Tinggal Cinta Hati ini terasa sunyi tanpa nafas cintamu. Hidup ini sepi tanpa senyuman darimu. Diri ini senyap tanpa jiwa kasih mu. Ruang hatiku gelap tanpa arah tuk melangkah. . .

Cinta. . .
Mengapa semua harus terjadi. Mengapa disaat terang dunia kalbuku kau berlalu, Kau tinggalkan sepenggal dusta dalam rasa. . .

Cinta. . .
Aku hanya mampu memeluk rasa. Memeluk mimpi senja yang kelabu, Meniti harapan fajar kelana. . .

Cinta. . .
Kau buat aku tak yakin untuk bertepi. Kau beri aku segenggam luka. Mengapa cahaya pelangi menjadi api. . .

Selamat jalan Cinta. . .
Selamat berbahagia di atas luka ku. .
Biarkan kata merangkai hati serupa darah dibalik tirai semakin terang nama indah tentang mu yang menghantui jalan mimpi tidurku menambah panjang cerita mimpiku mengisi sepinya tidurku meski dalam bayang malamku memaniskan rasa pahit darimu mewujudkan harapan di nyataku semakin lama ku berkelana di tidurku bersama bayang dirimu semakin melekat hati ini di nama dirimu. . .

Sampai bilapun ku harus bergini ku sanggup tinggalkan dunia ku terlelap
dalam dunia ini bersamamu
yang menemani mimpiku. . .

CINTA KHALIL GIBRAN

Kenapa kita menutup mata
ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT...

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan..
Ada orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan...
Tapi ingatlah...
Melepaskan BUKAN akhir dari dunia..
Melainkan awal suatu kehidupan baru..

Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,
Mereka yang tersakiti, mereka yang telah mencari...
dan mereka yang telah mencoba..
Karena MEREKALAH yang bisa menghargai..
Betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka...

CINTA yang AGUNG Adalah...
Ketika kamu menitikkan
air mata dan MASIH peduli
terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak
mempedulikanmu dan kamu
MASIH menunggunya dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum..
sembari berkata
"Aku turut berbahagia untukmu"

Apabila cinta tidak berhasil...
BEBASKAN dirimu...
Biarkan hatimu kembali
melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi..

Ingatlah....
Bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..
Tapi.. ketika cinta itu mati...
Kamu TIDAK perlu mati bersamanya...

Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang..
MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh...

TEMAN SEJATI...
Mengerti ketika kamu berkata
"Aku lupa.."
Menunggu selamanya ketika kamu berkata
"Tunggu sebentar"
Tetap tinggal ketika kamu berkata
"Tinggalkan aku sendiri"
Membuka pintu meski kamu BELUM mengetuk dan berkata
"Bolehkah saya masuk?"

MENCINTAI...
BUKANLAH bagaimana kamu
melupakan..
Melainkan bagaimana kamu
MEMAAFKAN..
BUKANLAH bagaimana kamu
mendengarkan..
Melainkan bagaimana kamu
MENGERTI..
BUKANLAH apa yang kamu lihat..
Melainkan apa yang kamu RASAKAN..
BUKANLAH bagaimana kamu melepaskan..
Melainkan bagaimana kamu
BERTAHAN..

Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati...
Dibandingkan menangis tersedu...
Air mata yang keluar dapat
dihapus..
Sementara air mata yang
tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang..

Akan tiba saatnya di mana kamu harus berhenti mencintai seseorang..
BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita..
MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia, apabila kita melepaskannya..

Apabila kamu sungguh mencintai seseorang, jangan lepaskan dia. jangan percaya bahwa
melepaskan SELALU berarti
kamu benar-benar mencintai MELAINKAN...
BERJUANGLAH demi cintamu
Itulah CINTA SEJATI.

LEBIH BAIK menunggu orang yang kamu inginkan..
DARI PADA berjalan bersama orang 'yang tersedia'
LEBIH BAIK menunggu orang yang kamu cintai..
DARI PADA orang yang berada di sekelilingmu.
LEBIH BAIK menunggu orang yang tepat...
Karena hidup ini terlalu singkat untuk dibuang hanya dengan...
"SESEORANG"

Selasa, 17 Januari 2012

7 Alasan Mencela Jiwa

Tujuh kali aku pernah mencela jiwaku..

Pertama.. ketika aku melihatnya lemah padahal seharusnya ia bisa kuat..

Kedua.. ketika melihatnya berjalan terpincang-pincang di hadapan seorang yang lumpuh..

Ketiga.. ketika berhadapan
dengan pilihan yang sulit dan mudah, ia memilih yang mudah..

Keempat.. ketika ia melakukan kesalahan, dan
menghibur diri dengan mengatakan bahwa semua orang juga pernah melakukan kesalahan..

Kelima.. ketika ia
menghindar karena takut ia
mengatakannya sebagai sabar..

Keenam.. ketika dia mengejek kepada sebentuk wajah buruk, padahal ia tahu bahwa wajah itu adalah salah satu topeng yang sering ia kenakan..

Ketujuh.. ketika ia menyanyikan lagu pujian, dan menganggap itu sebagai sesuatu yang bermanfaat..

♥Khalil Gibran♥

Minggu, 15 Januari 2012

Benarkah Aku Tercipta Dari Rusukmu?

Jika ya. . .

Semestinya kau juga bisa
merasakan detak jantungku. . .

Seharusnya. . .

Kau bisa dengarkan lengkuhan nafas penatku. . .


Benarkah aku tercipta dari tulang rusukmu?

Sementara setengah bagiannya telah melepuh. . .

Retak keropos dan rapuh. . .

Gender alunan tembang yang hampir selalu kau kidungkan di telingaku. . .

Pada setiap saat di pembaringan waktu. . .

Sampai aku jenuh karenanya. . .

Telingaku tuli mendengarnya. . . .

Makna Cinta Gibran

Cinta adalah seorang tuan rumah yang penuh kasih sayang kepada para tamunya walaupun bagi rumahnya yang tak diharapkan merupakan sebuah khayalan dan penghinaan.
Aku adalah tarikan nafas lautan. Aku adalah air mata langit. Aku adalah senyuman bumi. Begitu juga Cinta adalah tarikan nafas dari lautan perasaan, air mata langit, dan
senyuman dari bumi sang jiwa.

Dalam kesunyian malam, ketika hantu malam memeluk semua ciptaan, aku melihat segala sesuatu, kadang bernyanyi,
dan berbisik.
Kesediaan adalah aku, karena
menatap malam telah membuatku sia-sia. Tetapi aku seorang pencinta, dan aroma cinta adalah kesadaran.

Cinta ibarat air abadi, yang selalu mengalirkan kesegaran bagi jiwa-jiwa dahaga.
Bagaikan anggur nikmat yang manis di bibir menghangatkan
badan, tetapi tidak jarang juga
memabukkan.

Seorang yang buta, sambil mengetokkan tongkatnya ke
tanah dan dengan menangis dia
berkata:
"Cinta adalah kabut yang tebal, yang menyelimuti jiwa pada semua sisinya dan menyelubungi
gambaran keberadan dirinya atau yang membuatnya hanya
melihat hantu dari nafsunya yang berkelana di antara batu karang, tuli terhadap suara-suara dan tangisnya sendiri yang menggema di
lembah-lembah."

Hakikat cinta adalah rintihan
panjang yang dikeluhkan oleh
lautan perasaan kasih sayang. Ia adalah cucuran air mata kepedihan langit pikiran. Ia
adalah senyuman ceria kebun bunga jiwa. Derita yang menyertai cinta, penciptaan, dan tanggung jawab, juga mendatangkan kegembiraan.

Cinta adalah sarana untuk
memahami dua jiwa. Ia bukan kata yang datang dari bibir
dan lidah yang membawa hati
bersama-sama.
Tidak ada yang lebih besar dan suci daripada apa yang diucapkan mulut. Dia memancarkan jiwa kita, bisikkan
buat hati kita. Dan membawa keduanya bersama-sama.

Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia, karena
cinta membangkitkan semangat yang hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak bias
mengubah perjalanannya.
Siapa diantara kamu yang tidak
merasakan bahwa kekuatan untuk mencintai adalah
tanpa batas? Dan bukanlah waktu sebagaimana halnya cinta tak terbagi dan tak mengenal ruang.
Cinta yang dikejar dengan nyawa seperti semak belukar tak berbuah. Hanya cinta yang utuh, seperti derita jiwa yang menggejolak, akan menghidupkan
dan mengangkat hati kepada
pemahaman.
Ketika disalahgunakan, ia adalah bibik penderitaan dan
sumber malapetaka kegelapan. Bila kemanusiaan hendak membimbng barisan cinta menuju ranjang kehendak yang tak
dapat dipercaya, dari sana cinta
akan tersungkur jatuh.

Cinta adalah seekor burung yang cantik, meminta untuk ditangkap tapi menolak untuk
disakiti. Cinta adalah sebuah misteri suci.
Bagi mereka yang mencinta, ini
mengingatkan selamanya tanpa kata-kata; tapi bagi mereka yang tak mencinta, ini tidak
lain hanyalah lelucon tanpa hati.

Seorang lelaki setengah baya,
tubuhnya rapuh, wajahnya gelap. Dengan mendesah,
dia berkata,
"Cinta telah membuat suatu kekuatan menjadi lemah. Aku
mewarisinya dari manusia pertama."

Cinta adalah tawa dalam roh yang kedengaran jauh, suatu serangan fajar baru di atas bumi, suatu hari yang belum tercapai oleh matamu atau
mataku, tetapi sudah tercapai oleh hatinya.

Cinta adalah cahaya halimun
yang samar membawa jiwa untuk melihat rahasia kemenjadian
sehingga hati hanya melihat getaran hantu-hantu dari nafsu di antara bukit-bukit. Dan hanya
mendengarkan gema-gema dari
tangisan tanpa suara gunung-
gunung.

Cinta itu cahaya gaib yang dipancarkan dari inti yan membakar jiwa dan menyinari
sekeliling bumi. Sehingga kemungkinan kami merasa hidup
laksana mimpi indah di antara
keterjagaan yang satu dengan
keterjagaan yang lain..

Cinta hanya mengajarkan untuk
melindungimu bahkan dari dirimu
sandiri. Adalah cinta, yang bebas dari api, yang menahanku dari mengikutimu pergi ke tempat yang jauh.
Cinta membunuh hasratku sehingga engkau bisa hidup bebas dan benar. Cinta yang bebas mencari kepemilikan dari
orang yang dicintai, namun cinta yang tak terbatas hanya
mencari dirinya. Seorang lelaki
tampan dengan wajah berbinar
dengan bahagia berkata,

"Cinta adalah pengetahuan surgawi yang menyalakan mata
kita dan menunjukkan kita segala sesuatu seperti para dewa melihatnya.

Cinta adalah masa muda bersama rantai yang putus, kejantanan membuat kebebasan dari lempeng rumput dan kewanitaan dihangati oleh nyala api, dan bersinar bersama
cahaya surga yang lebih dalam
daripada surga kita.

Cinta adalah suatu gelak-tawa yang jatuh di dalam jiwa.
Dia adalah serangan liar yang
mendiamkan engkau demi kesadaranmu.

Cinta bukanlah kelemah-lembutan
atau kemurahan hati, atau apa saja dari kebaikan-kebaikan yang diberikan atau tidak diberikan dengan panjang lebar.

Cinta adalah membagi, memahami, memberikan kebebasan, menjawab panggilan dan

Cinta adalah kehidupan. Cinta di antara roh seperti anggur dalam piala kristal, muncul menjadi air tetapi kebenaran
adalah kehidupan. Seorang pemuda bertubuh kokoh dan
kuat lewat, dalam suara nyanyian dia berkata,

"Cinta adalah keteguhan hati yang ditambatkan pada
kemanusiaanku, yang menghubungkan masa kini dengan masa lalu, dan masa depan".

Jika ahli kimia dapat menyarikan
dari bagian-bagian hatinya rasa
kasihan, hormat, mendamba, kesabaran, penyesalan, terkejut, dan pemaafan, dan menjadikannya satu kesatuan, maka dia telah menciptakan sebuah atom yang disebut cinta.

Cinta adalah anggur yang
dihidangkan oleh pengantin
perempuan di waktu fajar, yang menguatkan jiwa-jiwa teguh dan
memungkinkan mereka menuruni
bintang gemintang. Mereka yang
takluk oleh cinta, dan di atas mayat siapa kereta pertempuran cinta berlari, dari laut ke gunung lalu dari gunung ke laut, berdiri menatap kini pada seorang pemalu yang
setengah merangkul. Dari daun bunga ke daun bunga mereka
mengisap wewangian suci, dari jiwa ke jiwa mereka menemukan jiwa kehidupan, dan pada kelopak matanya ada sebuah doa buat kau dan aku.

Cinta adalah malam yang sujud, tunduk ketika memasuki rumah,
langit menukar warna padang
rumput dan semua bintang jadi tanpa api.
Pergilah ke ladang dan kebunmu, dan kau akan mengerti, bahwa merupakan
kesenangan bagi lebah untuk menghisap madu bunga, Namun juga merupakan kesenangan bagi bunga untuk menyerahkan madunya kepada lebah.
Bagi sang lebah, sekuntum
bunga adalah kehidupan. Dan
bagi bunga, seorang lebah adalah utusan cinta. Dan bagi
keduanya, memberi dan menerima
adalah kebutuhan dan kegembiraan yang luar biasa.

Seorang pemuda, membawa gitar dan bernyanyi,
"Cinta adalah suatu cahaya magis yang bersinar dari kedalaman perasaan manusia
yang menyinari sekelilingnya.
Engkau lihat dunia sebagai perjalanan menuju taman hijau,
hidup seperti mimpi yang menyenangkan, ditegakkan di
antara kesadaran."

Seorang anak kecil berumur lima tahun sambil tertawa dan
berkata,
"Cinta adalah ayahku, dan cinta adalah ibuku. Hanya ayah dan ibuku yang mengetahui tentang cinta."

Cinta memperlakukan kita seperti matahari yang menghidupi dan mematikan
padang-padang dengan panas
teriknya.
Mencintai adalah
masalah penting bagi manusia.
Apabila kita mampu mengurai cinta, maka hakekat cinta akan berubah menjadi sesuatu itulah kenyataan cinta.
Cinta memng tidak mudah untuk dimengerti. Cinta kasih di dalam hati itu terbagi-bagi bagaikan dahan-dahan pohon cedar.

Jika pohon itu kehilangan satu dahan yang kuat, ia akan menderita namun tidak mati.
Pohon itu akan menumpahkan seluruh daya hidupnya ke dalam dahan berikutnya, sehingga ia akan tumbuh dan mengisi tempat yang kosong.

Seorang lelaki, bajunya hitam dengan janggut panjang, dahinya berkerut dan berkata,
"Cinta adala ketidakpedulian yang buta. Ia bermula dari awal masa muda dan berakhir bersama penghabisannya."

Seorang lelaki tua, punggungnya bungkuk, kakinya bengkok seperti potongan kain, dengan suara bergetar ia berkata,
"Cinta adalah istirahat panjang bagi tubuh dalam kesunyian pusara, kedamaian bagi jiwa dalam kedalaman keabadian."

Cinta adalah sebuah racun mematikan yang dipatukkan ular hitam berbisa, dengan gerak pelan sekali dari gua-gua neraka. Racunnya nampak segar laksana embun.
Jiwa-jiwa kehausan melahapnya dengan tidak sabar namun setelah itu jiwa-jiwa itu akan keracunan, sakit dan mati. Kematian yang perlahan.