Jika ya. . .
Semestinya kau juga bisa
merasakan detak jantungku. . .
Seharusnya. . .
Kau bisa dengarkan lengkuhan nafas penatku. . .
Benarkah aku tercipta dari tulang rusukmu?
Sementara setengah bagiannya telah melepuh. . .
Retak keropos dan rapuh. . .
Gender alunan tembang yang hampir selalu kau kidungkan di telingaku. . .
Pada setiap saat di pembaringan waktu. . .
Sampai aku jenuh karenanya. . .
Telingaku tuli mendengarnya. . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.