Sosial Media

Kamis, 29 Maret 2012

Kata Bijak Khalil Gibran

1. Beberapa dari kamu berkata,
"Kegembiraan lebih besar dari kesedihan," namun yang lainnya
mengatakan, "Tidak,
penderitaanlah yang lebih besar." Tetapi aku berkata kepadamu, bahwa mereka tidak
dapat dipisahkan. Mereka selalu
datang bersama. Ketika salah satunya sedang duduk sendirian didepanmu, ingatlah bahwa yang lain sedang tidur di atas tempat tidurmu. Kahlil Gibran.

2. Seorang teman yang jauh kadang-kadang lebih dekat dari orang yang sudah dekat. Bukankah gunung jauh lebih
menakjubkan dan lebih terlihat jelas oleh seseorang yang
melalui lembah daripada mereka
yang menghuni gunung? Khalil Gibran

3. Sedikit pengetahuan yang berperan bernilai jauh lebih baik dari banyak pengetahuan namun terputus. Kahlil Gibran.

4. Seni merupakan langkah dari apa yang sudah terlihat jelas dan dikenal terhadap sesuatu yang misterius dan tersembunyi.
Kahlil Gibran.

5. Keindahan adalah menatap keabadian diri sendiri didalam
cermin. Kahlil Gibran.

6. Biarlah tetap ada ruang dalam kebersamaanmu dan biarkan angin surga tetap menari diantara kamu. Sayangilah satu
sama lain, tetapi jangan membuatnya sebagai ikatan kasih. Biarkan agar menjadi laut yang bergerak diantara pantai
jiwamu. Kahlil Gibran.

7. Generasi mendatang akan
belajar kesetaraan dari kemiskinan dan belajar cinta dari
kesengsaraan. Kahlil Gibran.

8. Kematian paling menyakitkan menyerupai nabi yang tidak dihormati dalam negerinya sendiri atau layaknya penyair yang menjadi orang asing
diantara bangsanya. Kahlil Gibran.

9. Keraguan adalah rasa sakit karena kesepian untuk mengetahui bahwa iman adalah saudara kembarnya. Kahlil Gibran.


10. Iman adalah pengetahuan dalam hati, di luar jangkauan bukti. Kahlil Gibran.

11. Iman adalah sebuah oasis di jantung yang tidak akan pernah dijangkau oleh segerombolan pikiran. Kahlil Gibran.

12. Persahabatan akan selalu menjadi tanggung jawab yang
manis, tidak pernah menunggu kesempatan. Kahlil Gibran.

13. Cinta tidak memiliki dan tidak
akan dimiliki, karena cinta telah cukup bagi cinta itu sendiri. Kahlil Gibran.

14. Cinta tidak tahu kedalamannya sendiri sampai pada waktu pemisahan. Kahlil Gibran.

15. Kedermawanan akan memberi lebih dari yang kamu dapat, dan kebanggaan hanya akan menguranginya. Kahlil Gibran.

16. Saya lebih suka menjadi pemimpi di antara mereka yang hina dengan visi untuk direalisasikan
daripada menjadi tuan di antara mereka yang tidak memiliki
impian dan keinginan. Kahlil Gibran.

17. Jika kelangsungan hidupku menyebabkan yang lain binasa, maka kematian akan lebih manis dan lebih ku cintai. Kahlil Gibran.

18. Jika orang lain melukaimu, mungkin kamu lupa kamu pernah terluka. Tetapi jika kamu melukai
dia, kamu akan selalu teringat, dan itu akan menjadi beban bagimu. Kahlil Gibran.

19. Kalau kamu mengungkapkan rahasiamu kepada angin, maka kamu tidak boleh menyalahkan angin karena menceritakannya ke pohon. Kahlil Gibran.

20. Jika hati kamu adalah gunung berapi, bagaimana mungkin
kamu mengharapkan bunga untuk tumbuh mekar? Kahlil Gibran.

21. Hidup tanpa kebebasan adalah seperti tubuh tanpa roh. Kahlil Gibran.

22. Hidup tanpa cinta ibarat pohon tanpa bunga atau buah. Kahlil Gibran.

23. Sebagian besar rasa sakitmu adalah ramuan pahit, dimana
dokter dalam dirimu
menyembuhkan diri dari rasa sakitmu. Kahlil Gibran.

24. Dari penderitaan muncul jiwa-jiwa terkuat, karakter paling besar yang membakar bekas luka. Kahlil Gibran.

25. Kebingungan adalah awal dari pengetahuan. Kahlil Gibran.

26. Pemberontakan tanpa kebenaran adalah seperti mata
air di padang pasir yang suram dan gersang. Kahlil Gibran.

27. Mata manusia adalah mikroskop, yang membuat dunia tampak lebih besar dari sebenarnya. Kahlil Gibran.

28. Untuk memahami hati dan pikiran seseorang, tidak seharusnya melihat pada apa yang telah dicapai, tetapi pada
apa yang ia cita-citakan. Kahlil Gibran.

29. Percayalah pada mimpi, karena di dalamnya tersembunyi
gerbang keabadian. Kahlil Gibran.

30. Kemarin hanyalah ingatan hari ini, dan besok adalah impian hari ini. Kahlil Gibran.

31. Kamu adalah busur dan anak-anakmu sebagai panah hidup yang diutus. Kahlil Gibran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.