Kala senja perlahan menjauh menjemput malam. .
Aku menatap hampa kepergianmu dari samudera hati. .
Jiwaku menerawang jauh mengiba asa bahtera cintaku. .
Melantunkan pilu dalam senyum alam. .
Entah kapan engkau kan kembali. .
Berlabuh di dermaga kalbu ini. .
Ataukah kau takkan menyapa bayu yg tertinggal senyap. .
Membasuh taman jingga yg pernah kita semai. .
Menyejukkan kegersangan belantara sukmaku. .
Kini. . .
Tetes demi tetes waktu terus membasahi jalanku. .
Detak demi detik cintaku selalu mengagungkan dirimu. .
Engkau penyelubung pandanganku. .
Dengan kesucian warna jiwa rupawanmu. .
Sehingga tak ada lagi keindahan selain dirimu kasih. .
Senja dukamu masih memerah menapaki cakrawala. .
Dari balik bahtera rindu. .
Lautan hatimu begitu tenang. .
Bak hamparan kaca yg terbentang nun jauh di sana. .
Cahaya kuning keemasan berpendar berjelaga. .
Kasih. . .
Indah ini tak sempurna tanpamu. .
Berharap kau masih disini. .
Di relung ini. . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.