Sosial Media

Minggu, 04 Desember 2011

Penantian Lembayung Senja

Kala senja perlahan menjauh menjemput malam. .

Aku menatap hampa kepergianmu dari samudera hati. .

Jiwaku menerawang jauh mengiba asa bahtera cintaku. .

Melantunkan pilu dalam senyum alam. .

Entah kapan engkau kan kembali. .

Berlabuh di dermaga kalbu ini. .

Ataukah kau takkan menyapa bayu yg tertinggal senyap. .

Membasuh taman jingga yg pernah kita semai. .

Menyejukkan kegersangan belantara sukmaku. .

Kini. . .

Tetes demi tetes waktu terus membasahi jalanku. .

Detak demi detik cintaku selalu mengagungkan dirimu. .

Engkau penyelubung pandanganku. .

Dengan kesucian warna jiwa rupawanmu. .

Sehingga tak ada lagi keindahan selain dirimu kasih. .


Senja dukamu masih memerah menapaki cakrawala. .

Dari balik bahtera rindu. .

Lautan hatimu begitu tenang. .

Bak hamparan kaca yg terbentang nun jauh di sana. .

Cahaya kuning keemasan berpendar berjelaga. .

Kasih. . .

Indah ini tak sempurna tanpamu. .

Berharap kau masih disini. .

Di relung ini. . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.