Bukan lagi 7 musim dan 7
purnama. . .
Namun 32 purnama dalam 4 tahap selama 6 tahun telah aku lalui demi cintaku. . .
Musim demi musim berganti. . Bagai teriris sembilu menyapa sang lara. . .
Nadiku pun tak sanggup bertahan pada ujung nafasku saat diriku merindukannya. . .
Di setiap purnama ku lantunkan kerinduanku dalam keagunan cinta. . .
Dan disetiap detikNYA, ku rasakan dirinya hidup dalam desah nafasku. . .
Terpahat dalam keabadian di
jiwaku. . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.