Sosial Media

Sabtu, 26 November 2011

MALAM INI JIWAKU ZIARAH KE MAKAM KAKAK"KHU

Malam ini. . .
Jiwaku ziarah ke makam KAKAK-KAKAKKU. . .
Yang telah pergi
meninggalkanku. . .

Air mata ini jatuh. .
Membasahi onggokan tanah ini. . .
Tak mampu untuk membangkitkan KAKAK. . .

Malam ini. . .
Jiwaku meratap pilu di makam KAKAK. . .
Meratapi kehilangan yang perih. . .

Dukaku semakin menusuk dalam di jiwa ini. . .
Dan itu tetap takkan mampu. . .
Membangkitkan KAKAK. . .

Kemana lagi harus aku bawa pilu ini. . .
Kemana lagi harus kubawa duka ini. . .

Ratapan jiwaku tak lagi
berarti. . .
Semua lenyap. . .
Dengan ketidak pedulian dan
keangkuhan. . .

KAK. . . . KAAKAAAKKK. . . . . .

Malam ini. . .
Jiwaku meratapi kepergianmu dengan khusyuk. . .
Tapi aku yakin itu takkan bisa
membuatmu kembali. . .

Ku lantunkan nyanyian syahdu untukmu. . .
Dalam Al-Fatihaku. . .
Semoga Allah SWT mengirimkan Malaikat Surga. .
Untuk temanimu di alammu. .

Meski. . .
Aku hanya ingin kau KAK. . .
Aku hanya butuh kau KAK. . .
KAK. . .
Sayap-sayapku semakin rapuh disini. . .
Jiwaku semakin kelam. . .

BERISTIRAHATLAH DENGAN
TENANG KAKAK-KAKAKKU. . . .
DO'AKU AKAN SELALU UNTUK
KALIAN. . .

Dari Adikmu Yang Teramat
Merindukan kalian KAK. .

In Memorian. . .
KAK HAEDAR 24 NOVEMBER 2003
KAK HAMDAR 10 SEPTEMBER 2011

By Dhe Leonid, cHyda_Lynxsky

MEMORIES OF MY BROTHER

Back up the path. . .

Retrace the long road we pass. . .

From Our Mother's arms. . .

I woke in the silence of the
night. . .

Silent embrace your soul. . .

The question in my indecision. . .

Can't wash away this
melancholy. . .

Now a month yourself in the arms of the earth. . .

In your long sleep. . .

Goods that five months ago I
encountered lay in the
disappointment. . .

Voice two months ago a weak
whisper in my ear. . .

Asked me to come back. . . .

Kamis, 24 November 2011

8 Tahun Kepergianmu Kak Hedar

Hari ini.. 24 November 2011. . selalu ada yg terkenang dalam sanubariku saat November Rain menyapa alam dan kau pergi untuk selamanya. . .

Masih teringat jelas dalam jiwaku, 8 tahun silam. . . tepatnya hari ini dikala matahari sepenggal menuju
peraduannya kau terbaring lemah tak berdaya. . .

Sebelum azan Ashar kau meminta air untuk membasuh tubuh kasarmu. . .

Dan setelah Azan Ashar 8 tahun silam kau pergi selamanya. . .
Kau tinggalkan aku. . .

Gema takbiran terasa bisu
menemani dalam pembaringanmu. . .
Dan semalam aku terjaga menemani ragamu untuk yg terakhir kalinya. . .
Menjagamu tak tersentuh
dari linangan air mata dunia juga air mataku. . .

Idul Fitri yang seharusnya. . .
Aku rayakan dengan senyum. . .
Berubah menjadi duka yg teramat dalam dengan kepergianmu. . .

Sungguh aku merindukan dirimu Kak. . .
Saat ini sisa-sisa ketabahanku
telah sirna. . .
Aku pun tak mampu lagi menahan air mata jika
mengenangmu. . .
Tak seperti yg saat terakhir. . .
Aku mengantar kepergianmu dalam pembaringan terakhirmu. . .

Yaa Allah. . .
Yaa Rahim. . .
Yaa Rabb. . .
Jagalah KAK HEDAR disisiMU. . .
Muliakanlah dia dan berilah tempat terindah dalam ArsyMU. . .
Amiin Allahuma'amiin!!!

Rabu, 23 November 2011

Seindah Purnama Cintaku

Bukan lagi 7 musim dan 7
purnama. . .

Namun 32 purnama dalam 4 tahap selama 6 tahun telah aku lalui demi cintaku. . .

Musim demi musim berganti. . Bagai teriris sembilu menyapa sang lara. . .

Nadiku pun tak sanggup bertahan pada ujung nafasku saat diriku merindukannya. . .

Di setiap purnama ku lantunkan kerinduanku dalam keagunan cinta. . .

Dan disetiap detikNYA, ku rasakan dirinya hidup dalam desah nafasku. . .

Terpahat dalam keabadian di
jiwaku. . .

Selasa, 22 November 2011

Edelweiss Cinta Ku Abadikan Untukmu

Kuselipkan edelweiss di jiwamu. .
Ku bisikkan cinta yang
abadi dari ketinggian ribuan kaki. .

Kita melintas langit biru mengembara di antara
lembah dan ilalang. .
Bersama memanjat cakrawala melewati jurang dan tebing. .
Menggiring matahari ke angkasa menciptakan
nirwana. . .

Langkah kita memecah embun yang membeku. .
Berderap membangunkan
savana. .
Diantara sinar matahari
berkilauan. .
Menyisir ilalang mengukir kisah kita pada setiap
lekukan lembah. .

Hatimu pun berderap. .
Semakin dalam ku dekap. .
Seperti jarimu yang setia
dalam genggaman. .
Pada setangkai edelweiss cinta ku abadikan untukmu. . .

Your Secret Admirer

Perlahan ku selam palung hatimu. .
Ku gapai dasar sukma. .
Dimana kejujuran terendap berkarang. . .

Ku tak memaki kesal. .
Ketika disana tak ku temui ukiran namaku. . .

Ku maklum siapa diriku 'W'. .
Rohku buruk temaram binar. .
Jasadku pun nelangsa pesona. . .

Sungguh amat tak layak. .
Menyanding elok jiwamu 'W'. . .

Terasa tak pantas. .
Bertahta di singgasana emas cintamu. . .

Karena itu. .
Ku bungkam rapat relung bibir ini. . .
Agar bisik galau kalbuku. .
Tak terlantun menghampirimu. . .

Kini cukuplah aku yg mencintaimu. . .
Merindukan dirimu. . .

Ku kan menjadi sang surya. .
Menghangatkan harimu. .

Dan bersama rintik hujan. .
Kan ku lukis kepingan wajahmu. .
Di kanvas lekuk indah pelangi. . .



FOR SOMEONE. . WHEN I FIRST SAW YOU, YOU'RE SO PERFECT IN MY SOUL BUT YOU'LL NEVER KNOW

'W' YOU'RE ALWAYS ETERNAL IN MY SOUL

Jumat, 18 November 2011

SESUNGGUHNYA CINTA

Tuhan ciptakan 100 bahagian
kasih sayang, 99 disimpan
disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia.
Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda
mengangkat kakinya kerana
takut anaknya terpijak.

Kadangkala kamu tidak
menghargai orang yang
mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu
kehilangannya. Pada saat itu,
tiada guna sesalan karena
perginya tanpa berpatah lagi.

Jangan mencintai seseorang
seperti bunga, kerana bunga mati kala musim berganti.
Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya.

Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya, serta membuat budak menjadi pemimpin.

Inilah dasyatnya cinta!

Permulaan cinta adalah
membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi
gambaran yang kamu inginkan.
Jika tidak, kamu hanya
mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya.

Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada setiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit, bersih dan suci.
Hanya tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya.
Jika ia jatuh ke tanah yang
tandus, tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela.

Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur, di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.

Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata
cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati orang yang mendengarnya.
Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta, namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu, dan
jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.

Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang
indah dan suci jika manusia
dapat menilai kesuciannya.

Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak.
Bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka.
Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu dan cemburu.

Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah.
Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.

Satu-satunya cara agar kita memperoleh kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang tanpa
mengharapkan balasan...

KISAHKU

Ku intai kisahku dari balik jendela putih..
Ku tanya diriku sendiri tetang hidup ini..
Dan ku resapi kembali apa arti diriku bagimu dan bagi dunia...

Aku hanyalah manusia yang hidup dari cinta suci..
Bernafas dari udara segar..

Aku hanya memiliki jiwa yang rapuh..
Kekuatan yang terbatas..

Aku hanya punya mata untuk melihat..
Bibir untuk tersenyum..

Namun aku memiliki cinta dan kasih yang tulus untuk insan yang tulus mencintai dan menyayangiku...
Aku hanya berharap tak ada yang terluka karenaku..
Dan tak ada yang menangis karena senyumku...

PERNAHKAH KAMU???

Pernahkah kamu merasakan, bahwa kamu mencintai seseorang meski kamu tahu dia tak sendiri lagi, dan meski kamu tahu cintamu mungkin tak terbalas, tapi kamu tetap mencintainya. .

Pernahkah kamu merasakan, bahwa kamu sanggup melakukan apa saja demi orang yang kamu cintai, meski kamu tahu dia tak kan pernah perduli, atau pun dia perduli dan mengerti namun dia tetap pergi. .

Pernahkah kamu merasakan hebatnya cinta, tersenyum kala terluka, menangis kala bahagia, bersedih kala bersama, dan tertawa kala berpisah. .

- Aku pernah....

Aku pernah tersenyum meski aku terluka, karena aku yakin Tuhan tak menjadikanmu untukku. . .

Aku pernah menangis kala bahagia, karena aku takut kebahagiaan cinta ini akan sirna begitu saja. . .

Aku pernah bersedih kala bersama, karena aku takut akan kehilanganmu suatu saat nanti, dan...

Aku pernah tertawa saat berpisah, karena sekali lagi cinta tak harus memiliki, dan Tuhan pasti menyiapkan cinta yang lain untukku. . .

Aku tetap bisa mencintaimu, meski engkau tak dapat ku rangkuh dalam pelukanku, karena memang cinta ada di dalam jiwa, bukan pada raga...!

Aku kan selalu mencintaimu, sekarang, besok dan selamanya. . .

Kamis, 17 November 2011

Percayalah Sepenuhnya pada RencanaNYA Karena Allah Tidak Menciptakan Keburukan Padamu

Jadi percayalah kamu sepenuhnya kepada setiap yang direncanakan Allah, karena tidak mungkin Allah berbuat yang akan merugikanmu.

Berbaik sangka saja kepada Allah dengan tiada henti, karena disitulah nanti kamu akan mengerti secara perlahan sebab apa Allah menempatkanmu pada keadaan yang menyedihkan.

Nikmati Dulu Prosesnya, Pada Akhirnya Kamu Akan Tersenyum Bahagia

Nikmati dulu prosesnya, nikmati setiap hal yang Allah persembahkan, meski hal itu sangat menyulitkanmu.

Karena bagaimanapun keadaannya, pada akhirnya kamu akan tersenyum bahagia melihat apa yang diberikan-Nya sebagai ganti keresahanmu.

Percayalah Bahwasannya Akan Ada Kebahagiaan Setelah Kesedihan

Dan memang begitulah hukum kehidupan, jika saat ini masih susah, tentu nanti akan mudah. Jika saat ini maish tangis yang tercipta, nanti akan ada tawa yang menyapa.

Jika saat ini masih ada luka, percayalah nanti akan ada kegembiraan yang Allah persembahkan kepadamu dengan sangat nyata.

Allah Selalu Menyediakan yang Terbaik Dibalik Kesedihan yang Terjadi, Maka Jangan Gegabah Berputus Asa

Karena Allah selalu menyediakan yang terbaik dibalik kesedihan yang terjadi, Allah selalu merangkai sesuatu yang indah dibalik hal buruk yang Dia persembahkan, maka jangan pernah kamu gegabah untuk berputus asa pada apa yang kini menimpa.

Berharaplah yang Terbaik Saja, Karena Tidak Mungkin Allah Terus Membelenggumu Dengan Kesedihan

Berharaplah yang terbaik saja kepada Allah, daripada kamu terus bertanya dan mengeluh kapan kebahagiaan akan datang.

Karena tidak mungkin Allah terus membelenggumu dengan kesedihan, tidak mungkin Allah terus membelenggumu dengan kesengsaraan, sebab semuanya hanyalah awal kamu akan dibahagiakan.

Ingat, Jangan Pernah Meragu Atas Ketetapan-Nya, Karena Setelahnya Pasti Akan Ada Kisah Bahagia yang Dia Persembahkan

Untuk itu, jangan pernah kamu meragu atas ketetapan-Nya, karena setelahnya pasti akan ada kisah bahagia yang Dia persembahkan kepadamu dengan sangat nyata.

Kamu harus mampu meyakinkan hatimu, bahwa kesedihan yang kamu alami ini hanyalah sementara saja, dan nanti bila saatnya tiba Allah akan menghamparkan kebaikan-Nya untukmu.