Apalah Arti Istana yang megah, bila tak ada tempat untuk jiwaku untuk berteduh dan bersandar...
Untuk apa ku dikelilingi pangeran, bila cinta yang telah ku rasakan telah memenjarakan hatiku..
Dan telah membutakan mataku atas segala keindahannya...
Engkaulah kekasih yang menjadi inspirasi dan penghias mimpi malamku..
Auramu sungguh mempesona nurani..
Jika matahari tak terbit, cukuplah wajahmu yg menggantikan sinarnya...
Bila rembulan enggan datang dimalam нαяϊ, kelembutanmu sudah cukup untuk merebahkan bumi di dekapanmu....
Engkau adalah ilham bagiku untuk mengalunkan syair cinta nan indah..
Hingga menjadi doa-doa akan harapan dan anugerah terindah..
Pesona wajahmu bagai pusaran angin..
Yang mampu menghisap semua benda yang tertanam dibumi...
Dalam setiap lamunan aku meyakinkan diri..
Kekasih yang ku damba dapat menghadirkan senyum kebahagiaan dalam hatiku..
Menanggalkan kesedihan menjadikan cahaya kehidupan serta pelipur lara bagi jiwaku..
Laksana kaum pencinta, airmataku yang bening dan jernih menetes..
Merindukan kasih yang tak kunjung datang...
Sejak pertama ku lihat pancaran cahaya keindahan itu, jiwaku langsung bergetar...
Ku rasakan keharuman cinta telah menghancurkan ketenangan jiwaku...
Tiada yg melintas dalam anganku selain keindahan mata cinta
Dan tiada suara yang lebih merdu daripada suara cinta...
Duhai Rusukku Satu...
Kala cinta telah mengakar didalam jiwa dari waktu ke waktu cinta itu telah tumbuh subur dikedalaman hati..
Ku ingin rasa itu hanya kita yg tahu...
Tak ada obat yg mujarab mengobati luka bila tertusuk duri asmara...
Hargailah dia yang mengasihimu dan diriku yang mencintaimu...
Duhai kekasih jiwaku...
Kau telah mengikat diriku sebagai tawanan cinta dari seberang lautan..
Dimana tiada suatu wujud pun yang dapat menyembunyikan dirimu dari jiwaku...
Melalui pancaran mata, jiwa kita seolah menyatakan tidak ingin berpisah...
Karena Engkaulah pasangan bagi jiwaku, ruh yang kekal dan abadi...
Wahai kekasih hati...
Berjanjilah pada keagungan cinta agar sayapmu dapat terbang bebas dan melayang bersama ketulusan cinta...
Walau banyak racun yang harus kita teguk atas nama cinta, racun yg pahit pun terasa manis....
Inilah hakekat dan kisah cintaku kekasih...
Ku ceritakan segala isi hati dan tak ada yang ku sembunyikan...
Agar engkau tahu, pintu-pintu hatiku selalu terbuka untukmu...
Di ujung rindu dan harap aku selalu menanti kehadiranmu...
Aku yakin semilir angin akan mengabarkan dan membisikkan semua ini kepadamu.
Yang menceritakan segala hal tentangmu, tentangku dan tentang kita....
Powered by Lynxsky BlackBerry®
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.