Sosial Media

Kamis, 12 April 2012

Untukmu Wahai Pemilik Rusukku

Assalamu'alaikum
Wahai engkau sang pemilik rusukku..

Apa kabarmu?

Semoga engkau baik sepertiku..

Apakah yg saat ini sedang engkau lakukan??

Wahai sang pemilik tulang rusuk ini..

Apakah engkau juga sedang mencariku?

Atau engkau lupa jika disini ada seseorang yang menantimu??

Atau mungkin kau tidak peduli dengan rusuk yang bengkok ini???

Semoga engkau adalah lelaki yang selalu mendekatkan diri pada Allah SWT..

Yang tak pernah letih siang dan malam untuk menegakkan
agama kita..

Aku ingin menjadi yg halal bagimu..

Yang akan kau kecup keningnya ketika bersedih..

Yang akan kau nyanyikan dengan lantunan alunan surat
CintaNya yang kau lafaskan..

Aku ingin engkau ada..

Dan aku tahu engkau ada..

Selama aku masih selalu menantimu..

Ingatlah. . .

Aku disini menantimu...

Datanglah ketika ruang rindu tak cukup mampu menahan pilu..

Aku tahu, bersabar tak selalu mudah..

Ada penantian yang tak pasti..

Tapi aku yakin pada janjiNya..

Janjinya adalah keniscayaan terindah..

Kalau itu harus ku tebus dengan pengorbanan dan berpeluh kesah..

Aku percaya pada janjiNya..

Dan ijinkanlah aku tetap menantimu..

Tanpa aku harus menitipkan hatiku pada lelaki lain..

Karena aku hanya percaya takdirku..

Maka kini takkan ku titipkan hati ini pada lelaki manapun..

Biarlah..
Aku ingin kau bahagia..

Karena engkaulah pelabuhan terakhir hatiku..

Ya, betapa aku akan sangat bahagia bila saatnya ku katakan
padamu..

"Engkaulah lelaki kan menghiasi relung hatiku.. Untukmu seluruh nafas ini".

Dimanakah dirimu???

Sedang apakah dirimu??

Apakah kau juga sedang memikirkanku disini??

Aku bukanlah Bidadari Surga yang cantik..

Aku bukanlah Putri
kayangan..

Bukan pula Cinderella berparas ayu..

Aku hanyalah seorang wanita yang penuh kekurangan..

Yang mengharapkan dirimu melengkap kekuranganku..

Ingatkah kau akan kisah Fatimah dan Ali?

Yang keduanya saling memendam perasaan..

Hingga pada akhirnya mereka disatukan dalam ikatan suci dan
indah..

Ku ingin sepertinya. .

Tapi mampukah aku tetap memendam rasa..

Ketika kadang rasa lelah menghinggapi diri..

Rasa lelah akan sebuah penantian yang tak berujung..

Namun ku yakin, Allah takkan menyia-nyiakan kesabaran
hambaNya...

Tersenyumlah Wahai Engkau Sang pemilik rusukku..

Berbahagialah engkau disana..

Dimanapun engkau berada..

Sungguh aku disini telah ikhlas..

Saat engkau menjemputku..

Aku telah siap lahir bathin untukmu..

Maafkan segala kekuranganku..

Aku Mungkin tak secantik inginmu..

Tak semanis harapanmu..

Juga tak sesholehah impianmu..

Aku hanya ingin menjadi satu-satunya wanita yang meneduhkan hatimu saat kau pandangi...

Aku ingin menjadi seseorang yang akan meneguhkan langkahmu..

Menyela peluh dan airmatamu..

Aku tak tahu apa lagi yang harus ku ungkapkan..

Karena akupun tak tahu siapa dirimu..

Dan seluruh untaianku pun telah tertuang..

Jika saja ku mampu menengok Lauh Mahfuzh..

Namun bukankah cinta kita sudah terpasung indah disana?

Dan untuk apa ku risaukan???

Bukankah ini hanya masalah waktu??

Ijinkan aku memperbaiki diri
disini..

Dan kau memperbaiki dirimu disana..

Semoga saat tiba waktunya..

Takkan ada kata ragu di diri kita..

Maka biarkan aku tetap menantimu..

Meski letih dan sepi
menghinggapi diri..

Ku ingin kau menjemputku dengan
senyum terindahmu..

Bersama menghias langit, melukis pelangi...

Dan ku ingin kau mendekapku, bersama hingga ke NirwanaNya..

Teruntuk Sang Pemilik Rusuk bengkok ini..

Yang masih teruntai di LAUHUL MAHFUZH o^_^o

Kegelisahan Jiwa Sepimu

Untukmu yang sedang
berduka

Yang sedang di sapa oleh air mata

Yang setiap sujud mu tiada pernah berhenti meminta pada-Nya

Harapmu...

Semoga kau dapatkan
kebahagiaan seperti mereka

Yang mampu menyungging tawa setiap waktu

Bukan tetes airmata lara seperti yang kau rasakan

DIA tahu..

DIA Maha tahu apa yang terbaik untukmu

Hingga pun saat kau terjatuh dalam duka lara

DIA tengah menyiapkan sesuatu yang indah untukmu

Jadi..

Bisakah kau sedikit
bersabar??

Kau tahu?

Air matamu itu lebih indah dari tawa yang sia-sia

Airmata yang kau teteskan

Pertanda bahwa kau memiliki kelembutan hati

Namun..

Janganlah kau habiskan air matamu

Untuk menangisi hal yg sia-sia

Teteskanlah air matamu

untuk mengadu hanya padaNYA

Karena Hanya DIA lah yang mencukupi

Segala kebutuhanmu

DIA lah yang memberi nikmat padamu

Janganlah kau terlalu
bergantung kepada manusia

Karena ketika ia tiada
mampu bersamamu lagi

Maka kau akan merasa sepi. .

Tapi bergantunglah hanya kepadaNya

Karena bersamaNya kau takkan merasa sepi

Bersama-Nya hatimu akan damai

Bersama-Nya jiwamu akan tenteram

Bangkitlah dari rasa sedihmu

Tersenyumlah pada dunia

Dan katakan pada mereka

Bahwa kau BISA dan pasti BISA ^_^

Kan selalu ada sahabat yang akan menghibur

Ketika kau sedih dan berbagi senyuman
ketika kau bahagia..

Karena berbagi kesedihan akan mengurangi beban setengahnya. .

Dan berbagi kebahagiaan akan menambah kebahagiaan berlipat-lipat..

Keep Istiqomah Wa Hamasah
Keep Khusnudzon ilallah
Keep Tabassum ^_^
(¯`v´¯) I..ღ
.`·.¸.·´ ♥ Love..ღ
´¸.·¸.·*¨) ♥ Allah ﺍﻟﻠﻪ..ღ
(¸.·´ (¸. .¸¸.·¨¯`·.♥